Dua tim kelompok usia Malang United menjalani program latihan untuk mematangkan kondisi fisik, organisasi permainan, serta mental bertanding sebelum turun di Piala Soeratin 2026.
MALANG — Malang United terus mematangkan persiapan tim U-15 dan U-17 menjelang keikutsertaan dalam Piala Soeratin 2026. Kedua kelompok usia tersebut menjalani rangkaian latihan di bawah arahan pelatih kepala Khusnul Yuli.
Dalam sesi latihan terbaru, para pemain dari kedua tim terlebih dahulu menerima pengarahan dari jajaran pelatih sebelum menjalani materi di lapangan. Sejumlah bola dan cone telah disiapkan untuk menunjang program latihan yang diikuti para pemain.
Masa persiapan dimanfaatkan untuk membangun kondisi fisik, meningkatkan kualitas teknik dasar, serta menyamakan pemahaman pemain terhadap konsep permainan yang akan diterapkan Malang United.
Selain kemampuan individu, kedisiplinan menjaga posisi, komunikasi antarpemain, transisi ketika menyerang dan bertahan, serta efektivitas penyelesaian akhir menjadi bagian penting dalam pembentukan tim.
Pelatih kepala Malang United U-15 dan U-17, Khusnul Yuli, menegaskan bahwa persiapan menuju Piala Soeratin tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kebugaran pemain. Pemahaman taktik dan kesiapan mental juga harus dibentuk sejak masa latihan.
“Kami ingin seluruh pemain datang ke Piala Soeratin dalam kondisi siap, bukan hanya secara fisik, tetapi juga dalam pemahaman bermain dan mental bertanding. Setiap sesi latihan harus menghasilkan perkembangan yang jelas,” ujar Khusnul Yuli.
Pendekatan Berbeda untuk U-15 dan U-17
Meski berada dalam satu program akademi, tim U-15 dan U-17 membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing pemain.
Pada kelompok U-15, tim pelatih memberikan perhatian besar terhadap penguatan teknik dasar, keberanian menguasai bola, disiplin posisi dan kemampuan bermain sebagai satu kesatuan.
Sementara itu, para pemain U-17 dituntut menunjukkan kematangan lebih tinggi. Mereka harus mampu mengambil keputusan dengan cepat, memahami perubahan situasi pertandingan, serta menjaga konsistensi permainan selama berada di lapangan.
“Untuk tim U-15, kami ingin memperkuat fondasi permainan mereka. Pemain harus berani memegang bola, memahami posisi dan mampu bekerja sama. Pada U-17, tuntutannya lebih tinggi karena mereka harus lebih matang dalam mengambil keputusan dan mengelola jalannya pertandingan,” kata Khusnul.
Tim pelatih juga terus mengamati perkembangan setiap pemain. Persaingan untuk mendapatkan tempat dalam tim diharapkan berlangsung sehat dan mendorong seluruh anggota skuad memperlihatkan kemampuan terbaiknya.
Khusnul mengingatkan bahwa kesiapan tim tidak hanya ditentukan oleh sebelas pemain yang tampil sejak awal. Kedalaman skuad dibutuhkan karena setiap pemain mempunyai peluang untuk memberikan kontribusi selama kompetisi.
“Kami tidak hanya menyiapkan sebelas pemain. Semua anggota tim harus memahami tugasnya dan siap ketika mendapatkan kesempatan. Piala Soeratin membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, dan kerja sama seluruh pemain,” lanjutnya.
Membawa Identitas Malang United
Malang United ingin tim U-15 dan U-17 tampil dengan identitas permainan yang jelas. Keberanian menguasai bola, kerja keras, komunikasi, serta semangat untuk saling membantu di lapangan menjadi nilai yang terus ditanamkan selama persiapan.
Bagi klub, Piala Soeratin bukan sekadar ajang mengejar hasil pertandingan. Kompetisi tersebut juga menjadi sarana untuk mengukur perkembangan pemain dan mengevaluasi proses pembinaan di lingkungan akademi.
Tim pelatih karena itu meminta para pemain menjalani setiap sesi dengan disiplin. Kebiasaan yang dibangun selama latihan akan menentukan cara mereka merespons tekanan ketika memasuki pertandingan resmi.
“Kami tentu ingin mendapatkan hasil terbaik, tetapi para pemain juga harus menunjukkan identitas Malang United. Mereka harus berani, disiplin, bekerja keras, dan bermain untuk tim. Target terdekat kami adalah membentuk dua tim yang solid dan siap bersaing sejak pertandingan pertama,” tutur Khusnul.
Dengan waktu persiapan yang tersedia, Malang United U-15 dan U-17 akan terus melakukan pembenahan. Tim pelatih berharap seluruh pemain mampu menjaga kondisi, meningkatkan konsentrasi, dan menyerap setiap materi yang diberikan sebelum tampil di Piala Soeratin 2026.






