Juan Revi Belum Berhasil Bawa Malang United U-14 Juara, Tetap Antar Tim Raih Runner-up BRI Youth Champions League 2026

Bagikan artikel:

MALANG — Malang United Academy harus puas menutup kiprah di BRI Youth Champions League 2026 Region 13 Malang sebagai juara kedua. Tim U-14 asal Malang, Jawa Timur, yang diperkuat Juan Revi tersebut belum berhasil merebut posisi puncak setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan pada 18–19 April 2026 di Lapangan Gajayana Malang.

Meski gagal keluar sebagai juara pertama, pencapaian Malang United U-14 tetap menjadi catatan positif bagi proses pembinaan pemain muda di lingkungan Malang United Academy. Dalam klasemen akhir, Malang United menempati posisi kedua dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan, hasil dari tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Berdasarkan rekap hasil pertandingan, Malang United tampil cukup konsisten sepanjang turnamen. Pada pertandingan pertama, Malang United mengalahkan ASIFA B dengan skor 3-0. Mereka kemudian melanjutkan tren positif dengan kemenangan 4-0 atas MASEL.

Memasuki hari kedua, persaingan semakin ketat. Malang United bermain imbang 1-1 melawan Tulusrejo FC. Hasil tersebut membuat peluang menuju posisi puncak tetap terbuka, namun tekanan semakin besar karena setiap pertandingan menjadi penentu klasemen akhir.

Harapan Malang United untuk menjadi juara pertama mendapat ujian berat saat menghadapi ASIFA A. Dalam laga tersebut, Malang United harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 1-2. Kekalahan itu menjadi salah satu momen penting yang membuat Malang United gagal mengejar ASIFA A di puncak klasemen.

Baca Juga:  Gol Tunggal Kaka Putra Antar Malang United U17 ke Babak 16 Besar Piala Soeratin U17 2024

Pada laga terakhir, Malang United mampu bangkit dengan kemenangan 2-0 atas RSI. Tambahan tiga poin tersebut memastikan Malang United finis di peringkat kedua, di bawah ASIFA A yang tampil sempurna dengan lima kemenangan dari lima pertandingan dan mengoleksi 15 poin.

Juan Revi menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian dalam perjalanan Malang United U-14 di turnamen ini. Meski belum mampu membawa timnya menjadi juara pertama, kontribusinya bersama rekan-rekan setim tetap menjadi bagian penting dari keberhasilan Malang United Academy menembus posisi dua besar.

Pelatih Malang United U-14, Juan Revi, menilai hasil ini sebagai bahan evaluasi penting bagi tim. Menurutnya, turnamen usia muda bukan hanya soal gelar, tetapi juga tentang proses membentuk karakter, mental bertanding dan pemahaman taktik para pemain.

“Anak-anak sudah berjuang maksimal. Tentu kami ingin menjadi juara, tetapi hasil runner-up ini tetap harus disyukuri. Juan Revi dan seluruh pemain mendapatkan pengalaman berharga dari pertandingan-pertandingan yang ketat. Ini menjadi modal penting untuk perkembangan mereka ke depan,” ujar Juan Revi.

Ia menambahkan, Malang United Academy akan terus memperbaiki kualitas latihan, kedisiplinan pemain, serta kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi berikutnya. Evaluasi dari BRI Youth Champions League 2026 akan dijadikan dasar untuk menyusun program pembinaan yang lebih terarah.

Baca Juga:  Drama Dua Penalti: Malang United Takluk 1-2 dari Triple’s Kediri

Sebagai akademi sepak bola yang berbasis di Malang, Jawa Timur, Malang United Academy memiliki komitmen untuk terus mengembangkan potensi pemain usia muda. Keikutsertaan dalam kompetisi seperti BRI Youth Champions League menjadi bagian dari upaya memberi ruang kompetitif bagi para pemain agar terbiasa menghadapi tekanan pertandingan resmi.

Pencapaian sebagai juara kedua di Region 13 Malang menunjukkan bahwa Malang United U-14 memiliki fondasi tim yang cukup kuat. Dengan catatan produktivitas 11 gol dan hanya kebobolan 3 gol, Malang United menunjukkan keseimbangan permainan yang baik, meski masih perlu meningkatkan konsistensi pada laga-laga krusial.

Ke depan, Malang United Academy berharap para pemain muda dapat terus berkembang, baik secara teknik, fisik, mental, maupun kedisiplinan. Akademi juga menargetkan pembinaan jangka panjang agar mampu melahirkan talenta berkualitas yang dapat berkontribusi bagi sepak bola Malang, Jawa Timur, hingga Indonesia.

Meski belum berhasil membawa pulang gelar juara pertama, perjalanan Malang United U-14 di BRI Youth Champions League 2026 tetap menjadi bukti bahwa pembinaan usia muda di daerah memiliki peran penting dalam membangun masa depan sepak bola nasional.

Bagikan artikel: